Friday, June 22, 2012

Tanaman Obat : CEGUK (Quisqualis indica L.) and more...

Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for dodi.rahman1.obat@blogger.com

<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-3680005222279257";
( 728x90, dibuat 10/01/06 )
google_ad_slot = "7254889562";
google_ad_width = 728;
google_ad_height = 90;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script>




Tanaman Obat : CEGUK (Quisqualis indica L.) and more...

Tanaman Obat : CEGUK (Quisqualis indica L.)


Tanaman Obat
CEGUK (Quisqualis indica L.) 


Nama Lokal : 
Dani, udani, wudani, bidani (Sunda); kacekluk, kaceklik, ceguk, cekluk, wedani (Jawa); rabet dani (Madura); rhabet besi, sarandengan (Kangean); tikao (Bugis). Nama simplisia quisqualis indicae semen; biji ceguk. 
Uraian :
Tanaman membelit ke kiri atau memanjat, tinggi 1,5-5 meter. Daun berhadapan atau lebih kurang berkarang, juga tersebar; tangkai 0,5-2 cm; helaian bulat telur memanjang, 5-18,5 kali 2,5-9 cm. Bunga di ujung dan di ketiak dalam bulir yang berbunga banyak; daun pelindung rontok sebelum mekar atau tetap, sampai panjang 2 cm. Bunga berkelamin 2. Tabung kelopak langsung, berambut pendek, hijau kuning; taju kelopak 5, segitiga, panjang 3-4 mm. Daun mahkota 5, duduk, bentuk memanjang, mula¬-mula putih, kemudian merah, akhirnya merah tua, sampai 1,5 cm panjangnya. Benang sari 10. Tangkai putik panjang, pada satu sisi bersatu dengan tabung kelopak, bersama benang sari muncul j auh di luar mahkota. Buah bentuk memanjang, dengan pangkal dan ujung menyempit, dengan 5 rusuk, coklat tua, 2,5-4 kali 1 cm. 
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit : 
Kurang gizi pada anak-anak, obat cacing (gelang, keremi, dan benang). 
Komposisi : 
Trigonelina, minyak lemak, gom, dan-resin,




FeedBlitz Top Slot
powered byad choices

Tanaman Obat : CAKAR AYAM


Tanaman Obat 
CAKAR AYAM (Selaginella doederleinii Hieron.) 


Nama Lokal : 
Rumput solo, cemara kipas gunung. 
Uraian : 
Tumbuhan paku-pakuan ini tumbuh pada tebing, jurang, dan tempat-tempat teduh yang berhawa dingin. Batangnya tumbuh tegak, tinggi 15-35 cm, keluar akar pada percabangan. Daunnya kecil-kecil, panjang 4- 5 mm, lebar 2 mm, bentuk jorong, ujung meruncing, pangkal rata, warna daun bagian atas hijau tua, bagian bawah hijau muda. Daun tersusun di kiri kanan batang induk sampai kepercabangannya, yang menyerupai cakar ayam dengan sisik-sisiknya. 
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit : 
Infeksi saluran nafas, bronchitis, radang paru, tonsillitis, batuk, serak, koreng, hepatitis, perut busung, infeksi akut saluran kencing, tulang patah, rheumatik. 
Komposisi : 
Rasa manis, hangat.



Tanaman Obat : CABE JAWA (Piper retrofractum Vahl.)


Tanaman Obat 
CABE JAWA (Piper retrofractum Vahl.) 


Nama Lokal : 
Cabean, cabe alas, cabe areuy, cabe jawa, c. sula (Jawa),; cabhi jhamo, cabe ongghu, cabe solah (Madura),; Lada panjang, cabai - Jawa, cabai panjang (Sumatera),; cabia (Makasar). 
Uraian : 
Cabe Jawa merupakan tumbuhan asli Indonesia, ditanam di pekarangan, ladang, atau tumbuh liar di tempat-tempat yang tanahnya tidak lembab dan berpasir seperti di dekat pantai atau di hutan sampai ketinggian 600 meter dpl. Cabai Jawa juga merupakan tumbuhan menahun, batang percabangan liar, tumbuh memanjat, melilit, atau melata dengan akar lekatnya, panjangnya dapat mencapai 10 meter. Percabangan dimulai dari pangkalnya yang keras dan menyerupai kayu. Daun tunggal, bertangkai, bentuknya bulat telur sampai lonjong, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas licin, permukaan bawah berbintik-bintik, panjang 8,5 - 30 cm, lebar 3-13 cm, hijau. Bunga berkelamin tunggal, tersusun dalam bulir yang tumbuh tegak atau sedikit merunduk, bulir jantan lebih panjang dari bulir betina. Buah majemuk berupa bulir, bentuk bulat panjang sampai silindris, bagian ujung agak mengecil, permukaan tidak rata, bertonjolan teratur, panjang 2 - 7 cm, garis tengah 4- 8 mm, bertangkai panjang, masih muda berwarna hijau, keras dan pedas, kemudian warna berturut-turut menjadi kuning gading dan akhirnya menjadi merah, lunak dan manis. Biji bulat pipih, keras, cokelat kehitaman. Perbanyakan dengan biji atau setek batang. 
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit : 
Kejang perut, muntah-muntah, perut kembung, mulas, disentri, diare, sukar buang air besar pada penderita penyakit hati, sakit kepala, sakit gigi, batuk, demam, hidung berlendir, lemah syahwat, sukar melahirkan, neurastenia, dan tekanan darah rendah. Bagian akar dapat digunakan untuk: kembung, pencernaan terganggu, tidak dapat hamil karena rahim dingin, membersihkan rahim setelah melahirkan, badan terasa lemah, stroke, rematik, dan nyeri pinggang. Daun dapat digunakan untuk mengatasi: kejang perut dan sakit 
Komposisi : 
Kandungan kimia : Buah cabe Jawa mengandung zat pedas piperine, chavicine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-¬undecylenyl-3, 4-methylenedioxry benzene, piperidin, minyak asiri, isobutyideka-trans-2-trans-4-dienamide, dan sesamin. Bagian akar mengandung piperine, piplartine, dan piperlonguniinine.




FeedBlitz Secondary Slot
powered byad choices

More Recent Articles


FeedBlitz Footer
powered byad choices



Your requested content delivery powered by FeedBlitz, LLC, 9 Thoreau Way, Sudbury, MA 01776, USA. +1.978.776.9498

 

No comments:

Post a Comment

.

PENCET SALAH SATU LINK DIBAWAH UNTUK CLOSE POP UP